Dompu,- Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, secara resmi menutup rangkaian lomba Pacuan Kuda Tradisional yang digelar di Lapangan Pacuan Kuda Lembah Kara, Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu pada Minggu (23/11/2024) sekitar pukul 17.30 Wita.
Penutupan ini menjadi momen puncak dari sebuah event olahraga rakyat yang setiap tahunnya dinantikan oleh masyarakat Dompu dan daerah sekitar. Suasana meriah tampak memenuhi area pacuan, di mana ribuan penonton memadati arena untuk memberikan dukungan kepada para joki cilik dan pemilik kuda yang berlaga di final.
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Firdaus menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, para pemilik kuda, joki, dan masyarakat yang telah menjaga sportivitas serta kelancaran kegiatan sejak awal hingga akhir. Ia menegaskan bahwa Pacuan Kuda Tradisional bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga bagian penting dari budaya dan identitas masyarakat Dompu.
Bupati juga menyoroti peran pacuan kuda sebagai magnet pariwisata daerah yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, yaitu para pelaku UMKM. Pemerintah, katanya, akan terus mendukung penyelenggaraan event-event tradisional demi melestarikan warisan budaya daerah.
Acara penutupan ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang dari berbagai kelas yang dipertandingkan. Antusiasme penonton semakin pecah ketika kuda-kuda terbaik diumumkan sebagai juara setelah bersaing ketat sepanjang kompetisi.
Dengan berakhirnya lomba Pacuan Kuda Tradisional tahun ini, masyarakat berharap event tersebut dapat kembali digelar secara lebih meriah dan profesional pada tahun-tahun mendatang, sebagai bagian dari kebanggaan daerah Dompu.(TN).

















